BANDUNG - Di tengah hangatnya suasana Pondok Pesantren Al-Burdah, Kutawaringin, Kabupaten Bandung, pada Sabtu (11/7/2026), semarak MPLP (Masa Pengenalan Lingkungan Pesantren) terasa lebih spesial. Kehadiran perwakilan TNI dari Koramil 2417/Baleendah bukan sekadar tamu, melainkan wujud nyata upaya membentuk generasi muda yang tak hanya berilmu, tapi juga berkarakter kuat, berjiwa nasionalis, dan penuh integritas. Undangan resmi dari Yayasan Pendidikan Pondok Pesantren Al-Burdah kepada Kodim 0624/Kabupaten Bandung menjadi pijakan penting kegiatan ini.
Danramil 2417/Baleendah, Kapten Inf Mustofa Sidik, tampil sebagai sosok inspiratif yang membagikan bekal berharga. Dengan penuh semangat, beliau menyampaikan materi mendalam bertajuk 'Kepemimpinan Terkait Tanggung Jawab dalam Segala Aspek, Kekuatan Mental, dan Pengelolaan Emosi'. Materi ini dirancang khusus untuk membekali para santri dengan fondasi kepemimpinan sejak dini, sejalan dengan visi pembinaan generasi penerus yang unggul di lingkungan pesantren.
Kapten Inf Mustofa Sidik menggarisbawahi esensi menjadi seorang pemimpin. Bukan sekadar jabatan, melainkan tentang menjadi panutan, mengemban setiap amanah dengan sungguh-sungguh, dan membuat keputusan yang matang. Beliau menekankan pentingnya keteguhan mental dalam menghadapi segala rintangan, sebuah kekuatan yang tak boleh goyah.
Lebih jauh, beliau berbagi pandangan tentang seni mengelola emosi. Baginya, kemampuan mengendalikan diri adalah kunci emas untuk membangun relasi yang harmonis, menyelesaikan konflik secara adil, serta menjaga keutuhan dan kekompakan, baik di dalam lingkungan pesantren maupun di tengah masyarakat luas.
“Seorang pemimpin bukan hanya dinilai dari kecerdasannya, tetapi juga dari tanggung jawab, keteguhan mental, serta kemampuannya mengendalikan emosi. Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang mampu menjadi teladan, menjaga integritas, dan memberikan manfaat bagi orang lain, ” tegas Kapten Inf Mustofa Sidik di hadapan para peserta.
Suasana penuh antusiasme mewarnai setiap sesi. Para santri menunjukkan minat yang tinggi, aktif dalam diskusi dan sesi tanya jawab, seolah menyerap setiap nilai kepemimpinan, kedisiplinan, dan wawasan kebangsaan yang dibagikan. Harapan besar tersemat, semoga para santri Pondok Pesantren Al-Burdah kelak tumbuh menjadi generasi penerus bangsa yang berakhlak mulia, berjiwa pemimpin, nasionalis sejati, dan siap menghadapi masa depan dengan mental baja serta karakter yang kokoh. (PERS)

Dona Prasetiyo